Perbandingan dan Perbedaan Pesawat Tempur Su-27 dengan Mig 29 Rusia

By | custom

Su-27 dengan Mig-29 sama sama merupakan pesawat tempur generasi ke-4 buatan rusia,tapi meskipun sama sama buatan Rusia dan memiliki desain yang hampir sama, kedua pesawat ini merupakan buatan dua pabrikan yang berbeda su-27 dibuat oleh pabrikan sukhoi dan mig-29 dibuat oleh pabrikan mikoyan gurrevich(MIG),secara sekilas perbedaan kedua pesawat ini tampak pada ukuran airframe dimana airframe MIG-29 lebih kecil daripada Sukhoi Su-30.

MIG-29

MIG-29 (kode NATO : Fulcrum) adalah sebuah jenis pesawat tempur generasi ke-4 yang didesain oleh uni soviet dan dikembangkan oleh Mikoyan Gurrevich sebagai pesawat tempur Air Superiority,Pesawat ini dikembangkan oleh Uni Soviet untuk menandingi pesawat tempur F-15 Eagle dan  F-16 Fighting Falcon milik AS

Seiring Perkembangan jaman, banyak MIG-29 telah di upgrade menjadi pesawat multi peran dan juga mendapat banyak moderenisasi seperti menggunakan mesin baru,glass cockpit,radar modern,sensor IRST(Infra Red Search and Track)dan juga telah dipersiapkan untuk pengisian bahan bakar di udara.

Pesawat tempur ini juga dimiliki oleh negara tetangga kita,yaitu Malaysia,tetapi sayang pesawat tempur MIG-29 Malaysia telah di grounded,kini malaysia sedang mencari calon pengganti pesawat MIG-29 TUDM,ada 5 calon pengganti MIg-29 malaysia ,yaitu Eurofighter Typhoon buatan Inggris, Boeing F-18 buatan Amerika Serikat,Dassault Rafale Buatan Prancis, SAAB Grippen buatan Swedia,dan Su-30MK Buatan Rusia.

MIg-29 malaysia

MIg-29 malaysia

Kekurangan dan Kelebihan Mig-29   

Dimulai dengan kelebihan ,MIG-29 memiliki kelebihan yaitu dapat ditempatkan pada kapal induk (varian MIG-29UB)dan juga memiliki sistem avionik yang cukup canggih,dan dapat diinstal senjata senjata canggih seperti Rudal R-27 dan R-73,pesawat ini juga dilengkapi dengan senapan mesin Gsh-30-1 yang dapat menembakan 1500-1800 peluru per menit,pesawat ini pun juga memiliki kekurangan, kekurangannya yang paling mencolok adalah pada mesin,ketika mesin sedang digunakan mesin akan mengeluarkan asap hitam dari knalpot nya.

Spesifikasi MIG-29 

Pilot : 1 orang
Panjang MIG-29 : 17,37 meter
Lebar MIG-29 : 11,4 meter
Tinggi MIG-29 : 4,73 meter
Mesin MIG-29 : 2 x Klimov RD-33 Afterburning Turbofans 8300 kgf per mesin
Kecepatan Maksimal MIG-29 : 2400 km/h
Berat : 11.000 kg (kosong)
Batas Ketinggian MIG-29 : 18.013 meter
Daya Jelajah MIG-29 : 2.100 km (dengan 1 droptank)
Manuver Vertikal MIG-29 : 330 meter/detik
Sensor Radar MIG-29 : Phazotron N019,N010 Radars

Sukhoi Su-27  

Sukhoi Su-27 (kode NATO : Flanker B) adalah pesawat tempur generasi ke-4 yang dikembangkan oleh Uni Soviet dan didesain oleh biro desain Sukhoi sebagai pesawat Air Superiority,pesawat ini dikembangkan untuk menyaingi F-15 Eagle dan F-18 Hornet buatan Amerika Serikat

Karena kesuksesanya di pasar,maka hingga sekarang Sukhoi Su-27 terus dikembangkan dan dimoderenisasi dengan menambahkan kemampuan serang darat,radar baru Ibris-E,mesin baru Al 41F,dan kemampuan semi siluman,pesawat hasil pengembangan Su-27 yang terbaru adalah Su-35, pesawat tempur generasi 4++ ini juga telah dipesan oleh Cina,Venezuela,dan Rusia sendiri,Indonesia pun telah memasukan pesawat tempur ini sebagai salah satu kandidat pengganti pesawat F-5E/F Tiger TNI-AU yang sudah menua.

Sukhoi Su-27 sendiri juga dimiliki oleh Indonesia,Indonesia memiliki 1 skuadron sukhoi yang terdiri dari 4 Su-27 dan 12 Su-30,varian Su-27 yang dimiliki indonesia adalah 2 buah Su-27SK dan 2 buah Su-27SKM,sedangkan Su-30,indonesia memiliki 10 Su-30 MK2 dan 2 Su-30 MK,pembelian pesawat ini dibagi menjadi 3 batch dimana pada batch pertama Indonesia membeli 2 Su-27SK dan 2 SU-30 MK,pada batch kedua Indonesia membeli 2 Su-27SKM dan 2 Su-30MK2 dan pada batch ketiga Indonesia membeli 6 Su-30MK2 sekaligus, Sukhoi TNI AU Indonesiatergabung dalam skuadron udara 11,yang bermarkas di Bandara Sultan Hassanudin Sulawesi Selatan.

Su 27 TNI AU Indonesia

Kelebihan dan Kekuranngan Sukhoi Su-27    

Dimulai juga dengan kelebihan, Su-27  memiliki kelebihan pada daya jelajah yang jauh dan manuver yang sangat mendebarkan, salah satunya adalah manuver Pugachev Cobra yang konon hanya dapat dilakukan oleh keluarga Flanker,manuver Pugachev Cobra adalah manuver menukik ke belakang lalu kembali lagi ke posisi semula,selain itu pesawat ini juga dilengkapi dengan avionik yang sangat canggih,tampak pada penggunaan radar N001VEP yang sudah memiliki kemampuan air to ground.

Pesawat ini juga dilengkapi berbagai persenjataan canggih seperti Rudal R-27,R-73,R-77,Kh-31,dan lainnya, pesawat ini juga dilengkapi dengan senapan mesin  Gsh-30-1, ini merupakan senapan mesin yang sama dengan senapan mesin MIG-29,Su-30 juga memiliki kekurangan, yakni pada biaya operasional,biaya operasionalnya yang mencapai Rp.400 juta/jam juga menjadi kendala penggunaan pesawat tempur kelas berat ini.

Manuver Cobra Sukhoi Su27

Spesifikasi Sukhoi Su-27  

Pilot : 1 orang
Panjang : 21,94 meter
Lebar : 14,7 meter
Tinggi : 5,93 meter
Mesin Su-27 : 2 x lyulka Engine Design Bureau (NPO Saturn) AL-31F, masing-masing menghasilkan dorongan  seberat 12.550 kgf
Kecepatan maksimal Su-27 : 1.350 kph
Kecepatan jelajah Su-27 : 1.350 kph
Berat : 22.500-30.000 kg (kosong 16.000 kg)
Batas ketinggian Su-27 : 18.000 meter
Daya Jelajah : 4..000 km (2.287 mil), 1.400 km (851 mil)
Manuver vertical Su-27 : 19.800 meter per menit (300 meter/detik)
Kapasitas bahan bakar Su-27 : 6.350 kg
Sensor Radar Su-27 : Flash Dance Radar, Infrared Search and Track (IRST), TV Sensor.
Radar Warning Receiver (RWR), Ballistic Bombsight.

source : artileri-news

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *